regional

Jawaban Menohok Psikolog Terhadap Kebiasaan Pamer Harta: Tanda Kejiwaan Yang Tidak Baik

Jumat, 3 Maret 2023 | 12:08 WIB
Alasan sebenarnya perilaku pamer harta (Buddyku)

Baca Juga: Bug Nano UAV Quadcopter Jadi Drone Terbaru Super Canggih Kopaska dan Korps Marinir TNI AL, Ini Speknya.

Karena alih-alih mencari kesenangan, kebiasaan ini adalah cara untuk mengurangi rasa sakit dalam jiwanya.

“Hedonisme ini muncul karena biasanya ingin mengurangi rasa sakit dalam jiwanya”.

“Misal, kelelahan jiwa, kehilangan makna hidup, rasa bersalah, dll”, ungkap Novi.

Lebih lanjut, psikolog ini juga mengiyakan bahwa kebiasaan pamer harta juga bisa tercipta dari pengaruh lingkungan.

Baca Juga: Misteri Rafael AT dan Mobil Jeep Rubicon Yang Juga Bukan Milik Kakaknya, Lantas Punya Siapa?

“Jadi selain dari cara berpikir, kebiasaan ini juga didorong dari lingkungan”, sambungnya.

Di akhir pembicaraan, Novi menuturkan bagaimana cara membenahi hidup seperti itu.

Yaitu dengan memperhatikan 4 hormon dalam tubuh, yaitu dopamin, oksitosin, serotonin, dan endorfin.

Hormon dopamin yang berkembang akan menciptakan ke kehidupan dengan diiringi langkah-langkah positif.

Baca Juga: Sampai Presiden Ikut Komentar, Jokowi Sindir Kelakuan Hidup Mewah Anak Pejabat: Jangan Pamer

Hormon oksitosin dapat mempengaruhi kebahagiaan, tentang rasa cinta, kasih sayang, dan empati.

Hormon serotanin menghidupkan sebuah makna bagi orang lain, seperti hidup bersosial, menjadi relawan, dll.

Terakhir yaitu hormon endorfin yang fungsinya sebagai pelengkap yaitu menciptakan kegembiraan yang lepas.

Novi menerangkan, keempat unsur di atas harus ada dalam diri manusia untuk menciptakan kebahagiaan.

Halaman:

Tags

Terkini