ZONAJAKARTA – Indonesia memang sudah pasti akan memilih Scorpene class sebagai kapal selam andalannya.
Hal tersebut diperkuat adanya informasi di laman Naval News pada 2 Maret 2022 bahwa Scorpene class yang diusulkan Naval Group untuk Indonesia sudah memenuhi syarat.
Terlebih lagi jika pemenuhan syarat Scorpene class tersebut seputar untuk beroperasi di wilayah perairan Indonesia.
Dengan informasi ini maka Indonesia dipastikan akan menjadi negara selanjutnya pengguna dari Scorpene class.
Ada dugaan jika pengakuisisian Scorpene class oleh Indonesia akan mempensiunkan kelas Cakra.
Akan tetapi belum ada informasi resmi soal penggantian kelas Cakra oleh Scorpene class Indonesia nantinya.
Terlebih lagi ada rilis pers dari Naval Group pada 2 November 2022 bahwa pihak Naval Group dan PT PAL akan bekerjasama soal kapal selam Scorpene class.
Kerjasama kapal selam Scorpene class antara Naval Group dan PT PAL terkait teknologi baterai Li-Ion generasi terbaru dan hal lainnya.
Dengan adanya kerjasama teknologi baterai Li-Ion generasi terbaru maka ada dugaan bahwa kapal selam Scorpene class Indonesia diduga akan mengusung Air-independent propulsion (AIP).
Dari adanya AIP maka teknologi Scorpene class Indonesia sangat berkualitas tinggi.
Diinformasikan dari naval technology, Scorpene class masuk kedalam kapal selam jenis serang.
Maka dari itu jika Scorpene class handal dalam melakukan Operasi Militer Perang (OMP) ofensif maupun defensif kawasan.
Dalam penjelasannya Scorpene class sendiri menjadi kapal selam yang memiliki variasi panjang dan berat berbeda-beda.