Jika dikalkulasikan maka pembangunan 4 unit Keris class bisa mencapai Rp3,53 Triliun.
Akan tetapi dari biaya pembangunan Keris class tersebut tak dijelaskan apakah biaya tersebut sudah termasuk persenjataanya atau belum.
Selain itu, yang menjadi pertanyaannya adalah berapa biaya operasional keempat kapal Keris class tersebut.
Dalam pernyataan Kementerian Pertahanan Kerajaan Malaysia di laporan kepada dewan dijelaskan bahwa pengoprasian keempat kapal Keris class dari 1 Juli 2021 hingga 30 Juni 2022 cukup besar.
Dimana setiap kapal Keris class TLDM harus mengeluarkan biaya RM1.200/jam/kapal (Rp4.245.191).
Atau RM28.800 (Rp101.900.707) dalam satu hari untuk 1 unit Keris class.
Menurut Kementerian Pertahanan saat ini keempat Keris class beroperasi penuh dengan tingkat kesiapan sangat baik.
Perlu Anda ketahui bahwa Keris class semua merupakan bagian dari 11th LMS Squadron yang beroperasi di Sepanggar, Sabah, Malaysia.
Untuk itu Keris class bertugas sebagai kapal perang yang menjaga teritorial pesisir Malaysia.
Termasuk melakukan penjagaan maritim di perbatasan bisa juga dilakukan oleh Keris class.
Termasuk operasi SAR serta pengawalan terbatas bisa dilakukan oleh Keris class sebagai andalannya.
Baca Juga: GPMG yang Digunakan Oleh Satuan Korps Marinir TNI AL Sangat Luar Biasa: Melegenda Akan Kemampuannya
Selain itu, Keris class memiliki kecepatan maksimum sekitar 22 knot atau 45 km/h.
Sementara untuk jarak jelajah Keris class mampu menjangkau jarak sampai jarak 3.704 km pada kecepatan 15 knot (27,7 km/h).