ZONAJAKARTA.COM – TNI AL sangat beruntung bisa memiliki kapal selam yang bernama KRI Nagapasa 403.
Dengan KRI Nagapasa 403 maka TNI AL mampu memberikan deterrence effect di kawasan regional.
Sampai-sampai ada pernyataan dari Mantan Menhan yang bernama Ryamizard Ryacudu soal KRI Nagapasa 403.
“KRI Nagapasa 403 menjadi momentum penting bagi kekuatan pertahanan negara di laut dan menuju kekuatan pokok minimum atau Minimum Essential Force (MEF),” ujar Ryamizard Ryacudu yang dikutip dari ANTARA pada 5 Oktober 2017.
Dari pernyataan ini maka KRI Nagapasa 403 menjadi momentum penting bagi kekuatan pertahanan negara di laut khususnya armada bawah air.
Apalagi KRI Nagapasa 403 dibekali dengan senjata jarak jauh yang mampu meyasar objek bawah air dan permukaan sampai jarak 50 km.
Senjata tersebut adalah torpedo Black Shark buatan Italia yang saat ini jadi andalan KRI Nagapasa 403.
Selain itu, KRI Nagapasa 403 merupakan kapal selam buatan Korea Selatan yang tiba di Indonesia pada 28 Agustus 2017.
Dalam pembuatan KRI Nagapasa 403 menjadi kerja sama antara pemerintah Indonesia dengan Korea Selatan soal kapal selam diesel elektrik.
Dijelaskan bahwa KRI Nagapasa 403 adalah kapal selam dari kelas Chang Bogo Korsel.
Alan tetapi teruntuk KRI Nagapasa 403 sendiri memiliki penyempurnaan dari kelas Chang Bogo Korsel sehingga dinamai Improved Chang Bogo.
Alhasil KRI Nagapasa 403 bisa dibilang sebagai kapal selam jenis Type 209/1400.