Di minggu ke tiga kondisi David sudah membaik akibat perawatan khusus yang diberikan pihak rumah sakit.
Kondisi tersebut berangsur-angsur membaik hingga akhirnya David diperbolehkan pulang hari Minggu lalu.
Kendati demikian, Yeremia menegaskan kondisi David belum pulih 100 persen.
Dia mengatakan David masih memerlukan pengobatan khsuus untuk melatih sensor motorik dan dari pikiran guna meningkatkan daya kerja otak.
"Jadi ini memang masih membutuhkan pengobatan yang cukup panjang agar dia bisa pulih," kata Yeremia.
Walau demikian, dia memastikan pihaknya akan terus memantau perkembangan kondisi kesehatan David walaupun sudah diperbolehkan pulang.
David merupakan korban penganiayaan yang dilakukan oleh Mario Dandy Satriyo dan kekasihnya yang masih di bawah umur, AG (15), pada 20 Februari 2023.
Baca Juga: Ganjar Pranowo Resmi Bakal Capres 2024: 3 Kader Terbaik Indonesia Siap Bertempur
Aksi kekerasan tersebut sempat viral di media sosial dan mendapat perhatian khusus Polres Metro Jakarta Selatan,.
Mario Dandy dan AG pun akhirnya ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka lantaran dinilai terlibat langsung dalam penganiayana tersebut.
Akibat perbuatan Mario Dandy, David Ozora dinyatakan cedera otak berat.
Dikutip dari Kilat.com, syaraf-syarafnya putus dan pecah, ia sempat dikhawatirkan sulit bangun dari koma. Namun, David Ozora membuka mata lebih cepat dari pasien serupa pada umumnya.
Baca Juga: Bukan Kaleng-kaleng Pencalonan Ganjar Pranowo Capres 2024 Sampai Diliput Sejumlah Media Asing
Kesadarannya mulai membaik dan lepas dari fase koma pada 28 Februari 2023.