ZONAJAKARTA.com - KRI Kapak 625 yang akan segera memasuki layanan di TNI AL rupanya sudah selesai dibuat.
KRI Kapak 625 yang segera memperkuat TNI AL merupakan bagian dari Kapal Cepat Rudal (KCR) 60 meter.
Bukan yang pertama, KRI Kapak 625 merupakan KCR 60 meter kelima yang dibuat PT PAL Indonesia untuk memperkuat TNI AL.
Baca Juga: Jet Tempur KF-21 Boramae Segera Dilunasi Indonesia, Media Korea Selatan: Negosiasi Bocor!
Dinanti sekian lama, KRI Kapak 625 akhirnya unjuk kebolehannya di Laut Madura.
Live Firing Test Kapal Cepat Rudal (KCR) 60M ke-5 yang akan dinamai KRI Kapak 625 selesai dilakukan PT PAL Indonesia.
Serangkaian uji persenjataan terhadap KRI Kapak 625 dilakukan oleh PT PAL Indonesia pada rentang tanggal 24 – 28 Januari 2023.
Pengujian ini terdiri dari uji blast kekuatan pondasi, uji tembak sasaran udara pesawat, dan uji Life Firing Test (LFT).
“Kemampuan PAL dalam melakukan integrasi sistem senjata telah dibuktikan dengan suksesnya Live Firing Test (LFT) KRI Halasan-630 dan KRI Kerambit-627 dan yang baru-baru ini dilaksanakan Live Firing Test (LFT) KCR 60M ke-5 KRI Kapak-625 dengan hasil penembakan yang akurat, dan pendeteksian objek sasaran yang tepat.
Tentu ini akan meningkatkan kepercayaan diri seluruh Insan PAL, bahwa sejatinya kita mampu melakukan integrasi senjata pada varian kapal kombatan apapun, kita mampu melaksanakan pekerjaan-pekerjaan rumit” jelas Chief Operating Officer (COO) PT PAL Indonesia, iqbal Fikri.
“Kami memastikan bahwa produk-produk PT PAL, akan memiliki kualitas tinggi, dan memudahkan TNI AL dalam menjalankan fungsi operasinya dalam menjaga kedaulatan laut Indonesia” ujar COO Bapak Iqbal Fikri.
Pengujian persenjataan yang dilaksanakan di perairan Laut Madura ini bertujuan untuk memastikan kinerja radar, perlengkapan senjata, dan sistem kombat bekerja dengan baik ketika menjalankan fungsi operasi di laut lepas.
Rangkaian pengujian kali ini diawali dengan uji kekuatan pondasi yang pada tanggal 24 Januari 2023 bertujuan untuk memastikan tidak ada kerusakan akibat proses welding atau operasional kerja dari struktur pondasi senjata (Gun 57mm) dan deck kapal.