Akan tetapi beberapa sumber melaporkan bahwa mesin H 6K direkayasa ulang di China.
Untuk itu mesin baru H 6K memiliki daya dorong yang lebih besar dibanding mesin sebelumnya.
Lalu ruang bom H 6K dihilangkan demi bahan bakar ekstra untuk jarak yang lebih jauh.
Akibatnya H 6K memiliki jangkauan yang lebih jauh dari pendahulunya.
Dilaporkan bahwa H-6K memiliki radius tempur 3.500 km.
Dari kemampuan ini maka H 6K cukup untuk mencapai, Jepang, Malaysia, Filipina, Vietnam, Guam, Hawaii, Alaska, dan Moskow dari daratan China.
Dari kemampuan tersebut maka Jakarta bisa terjangkau dengan kemampuan daya terbang H 6K.
Maka dari itu pengadaan/pembelian jet tempur Rafale oleh Indonesia dinilai perlu dalam menjaga wilayah kedaulatan NKRI dari beberapa ancaman termasuk pesawat pengebom H 6K.***