Untuk itu H 6K mampu menyerang kelompok pertempuran kapal induk AS dan target prioritas di Asia.
Sampai-sampai H 6K memiliki kemampuan serangan nuklir terhadap beberapa target vital.
Oleh karenanya peran H 6K sangat diunggulkan sebagai pesawat pengebom strategis.
Lalu pada H 6K memiliki beberapa peningkatan mampu membawa lebih banyak bahan bakar untuk jarak yang lebih jauh.
Alhasil di H 6K memiliki badan pesawat depan yang telah direvisi.
Seperti kabin navigasi serta bahan komposit digunakan dalam konstruksi pembom H 6K.
Akibatnya pembom H 6K memiliki struktur yang diperkuat dibanding versi sebelumnya.
H 6K sendiri memiliki komponen elektronik yang bisa melakukan antisipasi peperangan jamming elektronika.
Termasuk kursi lontar untuk para kru H 6K ada pada pesawat ini.
Tak hanya kursi lontar saja, tetapi avionik radar pencarian dan serangan, navigasi, pengendalian tembakan, dan presisi senjata ada pada H 6K.
Termasuk 6 cantelan untuk rudal jelajah jarak jauh ada pada H 6K.
Pembom H 6K sendiri dapat membawa rudal jelajah CJ-10A dengan hulu ledak konvensional atau nuklir.
Termasuk rudal anti-kapal YJ 12 dengan jangkauan sekitar 400 km jadi andalan H 6K dalam serrangan udara ke permukaan.
Selain itu, H 6K dilengkapi dengan mesin turbofan Saturn D-30KP-2 Rusia.