Dikutip dari naval-technology.com, kelas Martadinata mempunyai dukungan elektronik (ESM) dan penanggulangan elektronik (ECM).
Lalu di paket sensor kelas Martadinata rupanya memiliki sistem pengendalian tembakan elektro-optik (EO) STIR 1.2 Mk2.
Lalu ada juga identifikasi teman atau musuh (IFF) yang berguna di kelas Martadinata.
Dan yang tak kalah penting di kelas Martadinata adalah sonar yang dipasang di lambung berjenis KINGKLIP.
Sedangkan radar pengawasan multi beam SMART-S Mk2 3D kelas Martadinata mampu mengindikasi target.
Fregat kelas Martadinata juga dilengkapi data link LINK-Y serta sistem komunikasi internal dan eksternal yang terintegrasi.
Dan kemampuan pengawasan udara, permukaan, dan bawah permukaan yang sangat canggih ada di Martadinata class.
Sistem kelas Martadinata memiliki manajemen tempur Tacticos on board yang dirancang oleh Thales mengintegrasikan sensor.
Sensor senjata dan peralatan lainnya menjadikan kelas Martadinata unggul.
Maka dari itu di kelas Martadinata mampu memberikan kesadaran situasional waktu nyata dengan waktu cepat.
Untuk performa kelas Martadinata sendiri mampu berkecepatan sampai maksimal sampai 52 km/h.