Dan daya jelajah kelas Martadinata sanggup mencapai 9.300 km jauhnya.
Dari performa tersebut maka mesin di kelas Martadinata mengusung jenis CODOE.
CODOE kelas Martadinata rupanya singkatan dari Combined Diesel or Electric.
Untuk itu di kelas Martadinata mampu bertahan layar sampai waktu 20-30 hari tergantung dari logistik.
Sedangkan kelas Martadinata sendiri mampu membawa awak kru sampai 122 orang.
Dari kelengkapan tersebut maka berat kelas Martadinata sekitar 2.365 ton.
Dengan berat tersebut maka di kelas Martadinata memiliki hanggar helikopter dan dek penerbangan belakang.
Oleh karenanya kelas Martadinata mampu mengoperasikan helikopter 10 ton.
Terbukti jika helikopter sekelas AKS Panther bisa didaratkan dan dimuat di hanggar kelas Martadinata.
Serta kelas Martadinata terbukti dapat membawa dua perahu karet jenis (RHIB) untuk operasi patroli dan transportasi.
Dari beberapa kelebihan ini maka pantas saja jika beberapa kelas Martadinata banyak menjalankan misi penting.