ZONAJAKARTA.com - Angka 170 bukan sekadar statistik. Itu adalah jumlah kegiatan militer bersama yang diselesaikan TNI dan Angkatan Bersenjata Amerika Serikat setiap tahunnya, dan angka itulah yang disebut langsung oleh Sekretaris Perang AS Pete Hegseth saat menyambut Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin di Pentagon, 13 April 2026.
Di hari yang sama, kedua negara mengumumkan pembentukan Major Defense Cooperation Partnership (MDCP), sebuah kerangka kerja pertahanan bilateral yang secara resmi membawa hubungan militer Indonesia-AS ke level berikutnya.
Bagi yang mengikuti perkembangan Super Garuda Shield selama bertahun-tahun, pengumuman ini terasa seperti titik temu dari semua latihan yang sudah berjalan.
Dari Latihan Bilateral Menjadi Urusan 13 Negara
Super Garuda Shield tidak lahir besar. Latihan ini bermula sebagai latihan dua pihak antara TNI Angkatan Darat dan U.S. Army yang sederhana, terbatas, dan relatif jarang dibicarakan di luar lingkaran militer.
Tapi dalam beberapa tahun terakhir wujudnya berubah drastis.
Pada edisi 2025 yang digelar 25 Agustus hingga 4 September, Super Garuda Shield menyatukan lebih dari 6.500 prajurit dari 13 negara mencakup Indonesia, AS, Australia, Kanada, Inggris, Jepang, Brasil, Korea Selatan, Belanda, Selandia Baru, Singapura, Jerman, dan Prancis.
Latihan berlangsung di Jakarta, Baturaja (Sumatra Selatan), dan Dabo Singkep (Kepulauan Riau), mencakup operasi tempur darat, laut, udara, siber, hingga misi kemanusiaan.
Dalam sambutannya di upacara pembukaan Super Garuda Shield 2025, Laksamana Samuel J. Paparo selaku Panglima Komando Indo-Pasifik AS menyatakan bahwa latihan ini telah berkembang menjadi salah satu latihan lintas-domain terpenting di kawasan.
"Latihan ini membangun interoperabilitas dan ketangguhan, memastikan bahwa sebagai tim bangsa-bangsa, kita bisa menghadapi tantangan regional dan menjaga Indo-Pasifik tetap bebas dan terbuka," kata Laksamana Paparo yang dikutip ZONAJAKARTA.com dari laman Kedutaan Besar AS di Jakarta dalam rilisnya berjudul "United States and Indonesia Kick Off Multinational Super Garuda Shield 2025" 26 Agustus 2025.
MDCP: Bukan Latihan Baru, Tapi Kerangka Baru
Apa yang berubah dengan MDCP? Bukan jenis latihannya tapi statusnya.
Selama ini, ratusan latihan bersama itu berjalan tanpa payung formal yang menyatukan semuanya. MDCP mengisi celah itu.