Purnatugas, KRI Teluk Hading-538 Dilepas dengan Jajar Kehormatan Lalu Ditarik ke Laut untuk Dijadikan Sasaran Tembak

photo author
- Jumat, 17 April 2026 | 12:22 WIB
Komandan Kodaeral VI Laksda TNI Andi Abdul Aziz, S.H., M.M. memimpin tradisi pelepasan dan jajar kehormatan untuk Eks KRI Teluk Hading-538 di Dermaga Baru Kodaeral VI, Makassar. (tnial.mil.id)
Komandan Kodaeral VI Laksda TNI Andi Abdul Aziz, S.H., M.M. memimpin tradisi pelepasan dan jajar kehormatan untuk Eks KRI Teluk Hading-538 di Dermaga Baru Kodaeral VI, Makassar. (tnial.mil.id)

ZONAJAKARTA.com - Kapal angkut tank KRI Teluk Hading-538 resmi meninggalkan jajaran alutsista TNI Angkatan Laut dan kepergiannya tidak biasa.

Komandan Kodaeral VI Laksamana Muda TNI Andi Abdul Aziz, S.H., M.M. memimpin langsung tradisi pelepasan dan jajar kehormatan di Dermaga Baru Kodaeral VI, Makassar, Kamis, 16 April 2026.

Setelah upacara selesai, kapal yang sudah puluhan tahun bertugas ini tidak akan bersandar lagi.

KRI Leuser-924 akan menariknya ke laut terbuka untuk dijadikan sasaran tembak dalam Latihan Operasi Laut Gabungan (Latopslagab) TNI AL Tahun 2026.

Ini adalah cara TNI AL mengakhiri masa tugas sebuah kapal perang dengan penghormatan di dermaga lalu satu fungsi terakhir di laut.

Tradisi pelepasan kapal perang yang purnatugas di TNI AL mencakup jajar kehormatan atau barisan prajurit yang memberikan penghormatan militer saat kapal melewati atau ditinggalkan untuk terakhir kalinya.

Bagi KRI Teluk Hading-538, momen ini menjadi penutup dari perjalanan panjang yang mencakup berbagai operasi militer, misi kemanusiaan, dan pengangkutan logistik ke wilayah-wilayah terpencil di Indonesia.

Baca Juga: Su-57E Mulai Menghantui Asia Tenggara, Rusia Bidik Indonesia Jadi Pengguna Jet Tempur Siluman Generasi Baru

Komandan Kodaeral VI Andi Abdul Aziz menyebut kepergian kapal ini sebagai akhir dari sebuah era, tetapi rekam jejak pengabdiannya tetap menjadi bagian dari sejarah maritim Indonesia.

Setelah upacara pelepasan, Eks KRI Teluk Hading-538 tidak langsung dinonaktifkan sepenuhnya.

Kapal ini akan ditarik oleh KRI Leuser-924 menuju laut lepas untuk difungsikan sebagai sasaran tembak dalam Latopslagab TNI AL 2026, latihan operasi laut gabungan yang menguji kesiapan tempur alutsista dan profesionalisme prajurit secara nyata.

Penggunaan kapal yang sudah purnatugas sebagai sasaran latihan adalah praktik yang lazim dalam tradisi angkatan laut.

Baca Juga: KF-21 Boramae Jet Tempur Korea Selatan-Indonesia Menang Telak atas Siluman F-35 & F-22 Amerika Serikat soal Kecepatan Operasional

Alih-alih sekadar dinonaktifkan, kapal memberikan kontribusi terakhir yang paling konkret yaitu menjadi target dalam kondisi operasional nyata untuk mengukur akurasi dan kesiapan sistem senjata TNI AL yang masih aktif.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Jasmine Sheilla Putri Shakina

Sumber: tnial.mil.id

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X