Drone Bayraktar TB2 ini dikembangkan oleh perusahaan Baykar Makina.
Ini adalah drone serangan ketinggian menengah, yang memiliki daya tahan lama.
Bayraktar TB2 dapat digunakan untuk pengintaian, pengawasan dan serangan darat.
Pengembangan Bayraktar TB2 dimulai pada tahun 2007.
Drone ini melakukan penerbangan pertamanya pada tahun 2009.
Bayraktar TB2 banyak digunakan oleh militer Turki selama konflik di Suriah dan Libya.
Drone ini dilaporkan menghancurkan sejumlah Pantsyr-S1 buatan Rusiasistem pertahanan udara jarak pendek.
Pada tahun 2020 jenis ini terbang lebih dari 200.000 jam.
Ini adalah rekor bagi industri penerbangan Turki.
Drone serang ini diekspor ke Ukraina.
Pada tahun 2018 Ukraina memesan total 6 drone dan 3 stasiun kontrol serta rudal untuk drone tersebut.
Namun, dikutip Zonajakarta.com dari eurasiantimes.com, hilangnya drone Bayraktar TB2 secara tiba-tiba baik dari medan perang Rusia dan Ukraina maupun dari media telah membingungkan banyak analis yang mencoba mencari tahu alasan di balik tindakan tersebut.
Sumber: instagram @militer.udara, ANTARA, Eurasian Times, Military Today