TNI juga menggandeng tokoh adat dan tokoh agama setempat sebagai bagian dari pendekatan keamanan yang lebih menyeluruh, bukan hanya soal senjata tapi juga membangun kepercayaan di tengah masyarakat Papua.
PT Freeport Indonesia bukan sekadar perusahaan tambang biasa.
Kawasan ini masuk kategori objek vital nasional sehingga gangguan sekecil apa pun di sana berdampak langsung pada kepentingan negara.
Letjen TNI Lucky Avianto menegaskan komitmen TNI tidak berhenti di aspek keamanan saja.
Ia memastikan seluruh objek vital nasional tetap aman agar roda pembangunan tidak terhenti, khususnya di Papua wilayah yang masih terus berkembang dan membutuhkan stabilitas jangka panjang.
Pengamanan yang diperkuat ini diharapkan bisa mencegah serangan susulan dan memberi rasa aman bagi ribuan pekerja yang setiap hari beroperasi di kawasan tersebut.***