ZONAJAKARTA.com - Serangan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di area operasional PT Freeport Indonesia memaksa TNI bergerak cepat.
Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III langsung memperkuat seluruh pos keamanan dan rest area di kawasan tambang emas terbesar Indonesia itu.
Salah satu langkah nyata yang diambil adalah mengerahkan kendaraan tempur taktis Panser Anoa ke titik-titik strategis.
Panglima Kogabwilhan III, Letnan Jenderal TNI Lucky Avianto, bahkan turun sendiri ke lapangan untuk memastikan kesiapan pasukan di lokasi.
Letjen TNI Lucky Avianto mengunjungi rest area Mile 50, salah satu titik yang sebelumnya menjadi lokasi penyerangan terhadap karyawan PT Freeport Indonesia.
Lokasi itu kini dijaga ketat oleh personel TNI yang berjaga penuh.
Dalam keterangannya, Jumat (17/4/2026), Letjen TNI Lucky Avianto menyebut seluruh langkah yang diambil bersifat terukur.
Baca Juga: 170 Latihan Militer Setahun Belum Cukup, MDCP Indonesia-AS Bawa TNI dan Militer AS ke Level Baru
Ia mengatakan penguatan dilakukan di berbagai titik pengamanan demi menjaga stabilitas nasional tetap terjaga, sebagaimana dikutip ZONAJAKARTA.com dari keterangan resmi Kogabwilhan III.
Penguatan bukan sekadar menambah jumlah personel.
Kogabwilhan III juga membenahi struktur pos keamanan, memperbarui persenjataan, serta mengintensifkan patroli terpadu di seluruh kawasan.
Sinergi dengan aparat penegak hukum turut diperkuat.