Tepat pada pukul 15.06, atau saat laga di tahun 1989 dihentikan, pihak klub melakukan hening cipta untuk para korban.
Secara simbolis mereka melepas 97 balon yang dapat terurai alami, kemudian dilepaskan dari lingkaran tengah di Anfield.
Meski dikenal sebagai rival satu kota yang selalu terlibat panasnya persaingan di dalam dan luar lapangan, Everton juga menunjukkan kepedulian mereka.
Bahkan secara khusus, Everton membuat monumen permanen untuk mengenang korban tragedi Hillsborough.
Sebagai rival The Reds, The Toffees juga menjadi bagian dari perjalanan sejarah kota Liverpool itu sendiri.
Bahkan ini juga bukan kali pertama bagi Everton untuk mengenang dan menghormati korban tragedi Hillsborough.
Dikutip Zonajakarta.com dari Evertonfc.com, pihak Everton secara khusus mengundang perwakilan keluarga korban, dan dari pihak klub Liverpool.
Undangan datang ke Hill Dickinson Stadium untuk memberikan penghormatan kepada 97 korban.
CEO Everton, Angus Kinnear bergabung bersama keluarga korban saat peletakan karangan bunga.
Momen ini juga dihadiri Sir Kenny dalglish, Ian Rush, beserta petinggi Liverpool, Billy Gigan dan Craig Evans.
***