Dalam penjelasannya AE 2100 sudah sukses dikirim sebanyak 2.000 unit ke seluruh dunia.
Dan AE 2100 sukses mengumpulkan 8 juta lebih jam terbang.
Dengan prestasi ini maka AE 2100 menajadi karakteristik mesin yang sangat handal.
Selain itu, Phil Burkholder selaku Rolls-Royce President Defense Aerospace North America, berkata soal mesin AE 2100.
Sosok dari AE 2100 yang mejadi mesin andalan C-130J-30 Hercules (rolls royce)
“Mesin AE 2100 telah menjadi salah satu lini mesin angkut militer paling sukses dalam sejarah Rolls Royce,” ucap Phil Burkholder.
Dari penjelasan ini maka kemampuan AE 2100 sudah diakui akan kemampuannya.
Nantinya Indonesia akan menjadi pengguna dari AE 2100 yang ada di C-130J-30.***