ZONAJAKARTA – Malaysia diketahui akan memilih ATR 72MP sebagai alutsista patroli maritim andalannya.
Hal tersebut diperkuat dari adanya informasi dari laman Defence Security Asia pada 5 Maret 2023 jika ATR 72MP akan dioperasionalkan oleh Malaysia.
Nantinya Malaysia akan memiliki dua unit ATR 72MP sebagai alutsista intai udara maritimnya.
Serta Malaysia akan menjadi negara pertama di ASEAN yang memiliki ATR 72MP besutan perusahaan Aircraft Leonardo Italia.
Nantinya ATR 72MP Malaysia tersebut akan digunakan khusus dalam operasi patroli di wilayah ZEE Malaysia dekat Laut China Selatan.
Oleh karenanya Malaysia dinilai tepat dalam memilih ATR 72MP sebagai alutsista mata udara maritimnya.
Dan pada pembahasan kali ini kita akan membedakan ATR 72MP yang menjadi pesaing berat CN235-220 milik Indonesia.
Dijelaskan dari Aircraft Leonardo, ATR 72MP adalah pesawat twin-turboprop yang dioptimalkan untuk misi patroli maritim.
Dengan dikhususkan untuk patroli maritim maka ATR 72MP handal dalam melakukan banyak misi apapun.
Seperti misi pencarian SAR pesisir dan permukaan, intelijen, pengawasan, serta Anti Kapal Selam bisa dilakukan ATR 72MP.
Dari deretan kelebihan ini maka tak heran bahwa ATR 72MP cocok untuk negara yang memiliki garis pantai terpanjang.
Apalagi ada klaim bahwa ATR 72MP memiliki keandalan, perawatan, biaya siklus hidup rendah, dan fitur kenyamanan.
Sehingga ATR 72MP sangat cocok digunakan bagi negara maritim yang memiliki budget menengah untuk menggunakan pesawat ini.