nasional

ScanEagle Drone Intai Pemberian Amerika Serikat Dipakai Indonesia Kumpulkan Data Ini di Ujung Timur Pulau Jawa

Sabtu, 8 Juni 2024 | 14:48 WIB
ScanEagle Drone Intai Pemberian Amerika Serikat Dipakai Indonesia Kumpulkan Data Ini di Ujung Timur Pulau Jawa

ZONAJAKARTA.COM- Indonesia adalah salah satu negara penerima hibah drone ScanEagle dari Amerika Serikat.

Dikutip Zonajakarta.com dari artikel The Defense Post edisi 30 Oktober 2023, ScanEagle adalah salah satu drone intai canggih buatan Amerika Serikat.

Amerika Serikat (AS) secara sukarela memberikah hibah unmanned aerial vehicles (UAV) alias Drone Boeing Insitu ScanEagle kepada TNI AL Indonesia pada 2021 lalu.

"Pada tahun 2019, anak perusahaan Boeing, Insitu, juga mengatakan pihaknya mendapatkan kontrak senilai hampir $48 juta untuk mengirimkan delapan drone ScanEagle ke Indonesia .

UAV portabel dengan ketinggian rendah ini menawarkan ketahanan penerbangan lebih dari 20 jam dan dapat mendukung operasi intelijen, pengintaian, dan pengawasan di medan perang," jelas The Defence Post.

Baca Juga: Rakyat Malaysia Marah Besar Suruh Negaranya Mundur dari RIMPAC 2024 Gara-gara 'Hinaan' Sekutu Amerika Serikat

Penampakan Drone ScanEagle TNI AL dari AS pertama kali muncul dalam rekaman Rekaman video yang dirilis pada 21 Juni 2021 yang menunjukkan bahwa Angkatan Laut Indonesia (Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut: TNI-AL) telah mulai menerima kendaraan udara tak berawak (UAV) Boeing Insitu ScanEagle yang disumbangkan oleh pemerintah AS.

Dikutip Zonajakarta.com dari Janes, video penampakan Drone ScanEagle itu Dirilis oleh Jalesveva Jayamahe TV yang berafiliasi dengan TNI-AL.

Rekaman tersebut menunjukkan satu UAV ScanEagle 2 saat upacara peresmian Skuadron Udara 100 (Skuadron Penerbangan 100) dan Skuadron Udara 700 (Skuadron Penerbangan 700) di Juanda Surabaya.

UAV Drone ScanEagle ini disediakan sebagai bagian dari hibah oleh pemerintah AS di bawah Inisiatif Keamanan Maritim (MSI): program pengembangan kapasitas AS untuk angkatan laut Asia Tenggara.

Pada April 2019, anak perusahaan Boeing, Insitu, dianugerahi kontrak Penjualan Militer Asing (FMS) senilai USD9,9 juta untuk memasok enam ScanEagles awal dan peralatan terkait ke Indonesia di bawah program MSI.

Baca Juga: Malaysia Sudah Siapkan Armada Buat Berangkat Tapi Rakyatnya Sendiri Menyuruh Mundur dari RIMPAC 2024 di Hawai Amerika Serikat

Totalnya kemudian direvisi menjadi delapan pada Juni 2019 ketika perusahaan tersebut mendapatkan kontrak FMS senilai USD47,9 juta untuk 34 UAV ScanEagle, bersama dengan aksesori terkait dan layanan dukungan teknis.

ScanEagle Drone Intai Pemberian Amerika Serikat Dipakai Indonesia Kumpulkan Data Ini di Ujung Timur Pulau Jawa

Halaman:

Tags

Terkini