8 Korban Helikopter PK-CFX Jatuh di Sekadau Dievakuasi Pakai Heli Caracal TNI AU ke Bandara Supadio

photo author
- Sabtu, 18 April 2026 | 09:22 WIB
Personel Yon Parako 466 Pasgat bersama tim Basarnas melaksanakan evakuasi jenazah korban jatuhnya helikopter PK-CFX milik PT Matthew Air Nusantara dari lokasi kecelakaan di Kecamatan Nanga Taman, Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat. (@puspentni)
Personel Yon Parako 466 Pasgat bersama tim Basarnas melaksanakan evakuasi jenazah korban jatuhnya helikopter PK-CFX milik PT Matthew Air Nusantara dari lokasi kecelakaan di Kecamatan Nanga Taman, Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat. (@puspentni)

ZONAJAKARTA.com - Helikopter PK-CFX milik PT Matthew Air Nusantara jenis Airbus H-130 lepas landas dari Kabupaten Melawi menuju Kabupaten Kubu Raya pada Kamis, 16 April 2026 pukul 07.34 WIB, membawa dua kru dan enam penumpang.

Kontak dengan helikopter terputus sekitar pukul 08.39 WIB di wilayah Nanga Taman, Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat.

Tim SAR gabungan akhirnya menemukan lokasi jatuhnya helikopter beserta seluruh delapan korban, semuanya dalam kondisi meninggal dunia.

Proses evakuasi kemudian dilanjutkan oleh Yon Parako 466 Pasgat bersama Basarnas dengan seluruh jenazah diangkut menggunakan helikopter Caracal TNI AU dari Sekadau menuju Bandara Supadio, Pontianak.

Lokasi jatuhnya helikopter berada di kawasan hutan lebat dengan kondisi geografis yang sulit, perbukitan terjal dan akses darat terbatas menjadi kendala utama tim evakuasi di lapangan.

Tim gabungan bahkan terpaksa bermalam di sekitar titik lokasi kejadian karena kondisi gelap dan medan tidak memungkinkan evakuasi dilanjutkan pada malam hari.

Operasi dilanjutkan Jumat pagi dengan mengerahkan berbagai moda transportasi.

Baca Juga: Setelah Filipina dan Australia Kini Indonesia Masuk Jaringan Pertahanan AS, Apa Posisi Jakarta di Peta Baru Indo-Pasifik?

Helikopter untuk pemantauan udara, kendaraan darat, hingga tim berjalan kaki menembus medan curam untuk menjangkau lokasi yang tidak bisa diakses kendaraan.

Komandan Yon Parako 466 Pasgat, Letkol Pas Adim Dwi Prasanda, S.A.P., menegaskan bahwa seluruh korban telah berhasil ditemukan dan dievakuasi.

Ia menyampaikan bahwa selain mengevakuasi jenazah, serpihan helikopter PK-CFX juga akan diamankan dari Kabupaten Sekadau untuk keperluan investigasi.

Dalam proses evakuasi, prioritas utama yang dipegang tim adalah keselamatan mengingat kondisi cuaca di wilayah pedalaman Kalimantan Barat yang bisa berubah dengan cepat dan tidak terduga.

Operasi pencarian dan evakuasi melibatkan berbagai unsur seperti TNI, Polri, Basarnas, BPBD, Dinas Pemadam Kebakaran, Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH), hingga warga setempat.

Baca Juga: Rumor Penambahan Rafale Indonesia Ingatkan Penelitian UMY Soal Potensi ToT yang Saat Ini Justru Jadi Paradoks

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Jasmine Sheilla Putri Shakina

Sumber: @puspentni

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X