Dalam peperangan modern yang berbasis data, kecepatan pemrosesan informasi menjadi faktor penentu kemenangan.
Keunggulan lain dari F-15EX Eagle II adalah kapasitas persenjataannya.
Pesawat ini mampu membawa hingga 12 rudal sekaligus, jauh lebih banyak dibandingkan jet stealth yang biasanya memiliki keterbatasan karena harus menyimpan senjata di dalam ruang internal.
Beberapa senjata andalan yang dapat dibawa antara lain rudal AIM-120D AMRAAM, AIM-9X Sidewinder, serta bom pintar JDAM.
Tak hanya itu, F-15EX juga dipersiapkan untuk membawa senjata hipersonik, yang mampu melesat lebih dari lima kali kecepatan suara dan menghantam target dalam hitungan menit.
F-15EX juga dilengkapi dengan senjata canggih seperti GBU-53/B StormBreaker.
Baca Juga: India Panik Kejar Jet Siluman, Pakistan Siap Terima 40 J-35, New Delhi Lirik Su-57 Rusia
Bom ini memiliki kemampuan unik untuk melacak dan menghancurkan target bergerak dari jarak hingga puluhan kilometer.
Dengan teknologi tri-mode seeker yang menggabungkan radar, inframerah, dan laser, StormBreaker mampu bekerja dalam berbagai kondisi cuaca.
Kemampuan ini membuat F-15EX sangat efektif dalam misi serangan darat maupun pertempuran udara.
Dikutip dari The War Zone edisi Kamis, 6 Februari 2025 berjudul "F-15EX Nails Pentagon Test Campaign, Survivability Concerns Remain."
Dalam laporan pengujian dari Departemen Pertahanan Amerika Serikat, F-15EX Eagle II disebut mampu menjalankan berbagai misi superioritas udara, termasuk melawan pesawat generasi kelima dalam skenario tertentu.
Keunggulan ini berasal dari kombinasi kecepatan, sensor canggih, serta sistem peperangan elektronik yang mampu mengimbangi kemampuan jet stealth.
Baca Juga: Indonesia Diuntungkan, Inggris Danai Penuh Sistem Penyelamat Kapal Selam Super Canggih untuk TNI AL
Meski demikian, laporan tersebut juga memberikan catatan bahwa pengujian belum tentu melibatkan ancaman paling canggih, sehingga hasilnya belum bisa dianggap mutlak.