“Pemerintah (Jepang) telah memutuskan untuk kembali mengusulkan pengembangan bersama kapal-kapal Pasukan Bela Diri Maritim dengan Indonesia”, jelasnya.
Kabar semakin terang-benderang di bulan April 2025, di mana pembahasan soal pengadaan Kelas Mogami ternyata masih berlanjut.
Defense Mirror (21/4/25) dalam judul artikelnya sangat jelas mengatakan “Indonesia to Intensify Frigate Acquisition Talks with Japan”.
“Indonesia secara intensif membahas soal pengadaan fregat dengan Jepang”, terjemahan Bahasa Indonesianya.
Klaim ini datang dari pernyataan Duta Besar Indonesia untuk Jepang, Heri Akhmadi, yang mengiyakan bahwa negosiasi sedang berlangsung.
“Duta Besar Heri mengatakan bahwa negosiasi sedang mendapat momentum di bahwa Pemerintahan Prabowo, dengan rencana akuisisi versi khusus fregat Kelas Mogami tetap menjadi prioritas”, lanjut Defense Mirror.
“Mengingat hubungan kita yang semakin dekat dengan Jepang, kami juga ingin bekerja sama lebih erat dalam sistem tersebut (fregat Mogami) melalui transfer teknologi”, kata Heri.
Melibatkan Galangan Kapal dalam Negeri
Dalam pembahasan yang telah berlangsung, Indonesia bermaksud mengakuisisi 8 Fregat Mogami, di mana 4 darinya akan dibangun di PT PAL.
Selain unit kapal, Indonesia juga memperjuangkan transfer teknologi dari Jepang untuk memperoleh akses yang lebih besar ke sistem-sistem utama di kapal-kapal Kelas Mogami.
Transfer teknologi yang Indonesia inginkan termasuk sistem radar dan peperangan elektronik.
Tapi sampai sekarang, tidak ada informasi lanjutan soal pengadaan fregat Mogami untuk Indonesia.
***