Sisi unik lainnya dari KRI Alugoro 405 adalah soal jumlah kru pengawaknya.
Diketahui untuk jumlah awak KRI Alugoro 405 sendiri hanya berjumlah 40 orang.
Dari awak yang sedikit tersebut alhasil KRI Alugoro 405 dibekali dengan beberapa teknologi canggih dan terkomputerisasi.
Dijelaskan untuk salah satu teknologi tercanggihnya ada Sonar CSU 90 yang berkemampuan pendeteksi pasif dan aktif.
Sonar andalan KRI Alugoro 405 tersebut mampu mendeteksi target di bawah air dan permukaan dengan cepat.
Selain sonar, KRI Alugoro 405 juga terdapat Kongsberg MSI-90U Mk 2 Combat Management System (CMS).
Serta alat seperti ECPINS-W integrating navigation and tactical systems jadi salah satu andalan di KRI Alugoro 405.
Dan tidak kurang-kurang pada KRI Alugoro 405 juga memakai ZOKA acoustic torpedo countermeasures.
ZOKA acoustic torpedo countermeasures yang ada pada KRI Alugoro 405 berguna untuk mengecoh torpedo lawan.
Alhasil KRI Alugoro 405 sangat canggih dalam menghadapi peperangan anti kapal selam dan anti kapal permukaan.
Selain itu, KRI Alugoro 405 sendiri menjadi kapal selam yang berhasil dibuat PT PAL yang bekerja sama dengan Daewoo Shipbuilding & Marine Engineering (DSME).
Dalam penjelasannya KRI Alugoro 405 mulai dibuat pada tahun 2016.
Selang 3 tahun kemudian pada 11 April 2019, KRI Alugoro 405 sudah resmi diluncurkan.