UPDATE! Kemhan RI Sebut Pemerintah Pertimbangkan Tambah Batch Rafale pasca Pertemuan Prabowo-Macron di Paris

photo author
Dian Farida Hanum, Zona Jakarta
- Kamis, 16 April 2026 | 18:28 WIB
Kemenhan Indonesia menyebut pemerintah masih mempertimbangkan rencana penambahan order Rafale baru pasca pertemuan Prabowo-Macron di Paris. (KEMHAN.GO.ID/Instagram @militer.udara)
Kemenhan Indonesia menyebut pemerintah masih mempertimbangkan rencana penambahan order Rafale baru pasca pertemuan Prabowo-Macron di Paris. (KEMHAN.GO.ID/Instagram @militer.udara)

Hal ini juga menunjukkan bahwa keputusan pengadaan alutsista dilakukan secara prudent dan berbasis kebutuhan riil, bukan sekadar respons terhadap pertemuan bilateral.

Prospek ke Depan

Pertemuan Prabowo-Macron di Paris memperkuat hubungan strategis Indonesia-Prancis tanpa langsung menghasilkan kontrak baru Rafale.

Kementerian Pertahanan menegaskan sikap hati-hati dengan menyatakan belum ada rencana order tambahan dan masih mempertimbangkan opsi penambahan unit Rafale.

Baca Juga: Jet Tempur Terbaru Indonesia Rafale jadi Bintang Utama di Video HUT TNI AU ke-80: Dirgahayu TNI Angkatan Udara

Masyarakat umum dapat melihat ini sebagai contoh transparansi dalam kebijakan pertahanan nasional.

Ke depan, Indonesia kemungkinan akan terus meninjau berbagai opsi alutsista dari mitra-mitra terpercaya sambil mendorong produksi lokal.

Modernisasi TNI AU tetap menjadi agenda penting untuk menjaga kedaulatan dan stabilitas di kawasan.

Dengan demikian, klarifikasi Kementerian Pertahanan membantu masyarakat memahami situasi faktual di balik spekulasi yang beredar. ***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dian Farida Hanum

Sumber: RFI, The Strait Times, Le Monde, Jakarta Globe

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X