Kasal menegaskan bahwa program kendaraan listrik tidak akan berhenti di Jakarta.
Ke depan, penggunaan bus listrik, mobil listrik, dan kendaraan hybrid akan diperluas ke seluruh Kotama TNI AL di Indonesia.
Program ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang mendorong transisi energi listrik nasional dengan target penghematan BBM hingga 200.000 barel per hari atau sekitar 20 persen, serta produksi 100 gigawatt energi baru untuk mengurangi ketergantungan impor.***