Sampai dengan sekarang, rumor tersebut belum benar-benar terbukti dan Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI masih mempelajari rencana ini.
"Opsi penambahan masih dalam tahap kajian oleh pemerintah," tutur Kepala Biro Informasi Pertahanan Setjen Kemhan RI Rico Ricardo Sirait dikutip dari artikel berjudul "Pemerintah kaji rencana pembelian 24 pesawat tempur Rafale" yang dimuat oleh laman Antaranews.com edisi Jumat, 17 April 2026.
Meski demikian, keputusan Indonesia untuk tetap bertahan sebagai pengguna Rafale memiliki dasar yang lebih kuat.
Yakni meningkatkan superioritas udara TNI AU khususnya di kawasan Asia Tenggara.
Ini penting agar keseimbangan kekuatan udara di kawasan Indo-Pasifik kembali tercipta.***