ZONAJAKARTA.com - Sedikit negara termasuk Indonesia yang diberi kesempatan untuk mengoperasikan Rafale dan F-15 Eagle II sekaligus.
Rafale dan F-15 Eagle II merupakan dua jet tempur premium, harganya mahal sehingga bila Indonesia diberi kesempatan jangan sia siakan.
Selain mahal, Rafale dan F-15 Eagle II tak dijual ke sembarang negara.
Misal China, ia mau punya duit berapapun berniat membeli Rafale atau F-15 Eagle II pasti tak diperbolehkan NATO.
Baca Juga: Boeing Pasang Sistem Tempur Paling Mematikan di Dunia ke F-15 Eagle II Indonesia
Boleh saja China mengklaim fighter J Series mereka setanding dengan Rafale.
Tapi medan tempur membuktikan jika Rafale dan F-15 sangat berbahaya bagi lawan yang kebanyakan deretan MiG buatan Rusia.
Sedangkan J Series belum menuai kill di medan tempur sama sekali.
Mau membandingkan jet tempur battle proven dengan cuma klaim jelas tak bisa dijadikan patokan.
Indonesia saat ini di posisi yang jelas, membeli Rafale sekalian mengintip kesempatan mengakuisisi F-15 Eagle II.
Rafale bakal masuk inventori senjata militer Indonesia.
Ia dibeli paket komplit dari Dassault Aviaton Prancis sebanyak 42 unit senilai Rp 116 T.
Paket senjata, pelatihan, suku cadang hingga perawatan masuk dalam list tersebut.
Rafale akan dijadikan jet tempur garis depan Indonesia.