ZONAJAKARTA.com - Sudah menjadi diskusi panjang terkait Indonesia dengan rudal BrahMos.
Bukan tanpa alasan, karena CEO BrahMos sendiri memang mengincar Indonesia sebagai pelanggan berikutnya.
BrahMos sendiri sudah deal dengan Filipina, yang menjadikan Manila sebagai negara pertama di Asia Tenggara.
Karena melalui beberapa sumber, BrahMos Aerospace ingin menyelesaikan kesepakatan penjualan rudalnya ini di tahun ini.
Baca Juga: Setelah Deal Dengan Filipina, BrahMos India Juga Mengincar Pasar Indonesia
BrahMos Aerospace ingin menjual rudalnya ke Indonesia dengan nilai setidaknya 200 juta USD.
“BrahMos Aerospace mengusulkan memasok Indonesia dengan rudal pertahanan berbasis pantai yang dipasang di kapal perang”.
“Nilai kesepakatan dengan Indonesia ini sekitar 200 sapai 350 juta USD”, tulis Reuters.
Walaupun sampai sekarang, belum ada jadwal kesepakatan yang dipublikasikan.
Baca Juga: Pergeseran Militer Indonesia di Kalimantan Diwaspadai Angkatan Bersenjata Malaysia
CEO BrahMos menyebut bahwa timnya saat ini sudah berada di Jakarta.
Melalui timnya, CEO BrahMos mengatakan bahwa militer Indonesia memang tertarik dengan rudal itu.
Walaupun lagi-lagi, Menhan Prabowo Subianto menolak untuk menanggapi pembelian rudal BrahMos.
“Saya perlu mengkonfirmasi itu dulu”, kata Prabowo.