ZONAJAKARTA.com - Indonesia pernah mengincar Su-35 dari Rusia.
Namun harapan Indonesia mendapatkan Su-35 Super Flanker kandas.
Campur tangan AS dalam proses pembelian Su-35 membuat Indonesia gagal mendapatkannya.
Indonesia diancam dengan sanksi CAATSA jika tetap nekat membeli Su-35.
Baca Juga: Australia Ungkap Indonesia Akan Jadi Negara Besar Menyaingi China
Untuk menggantikan Su-35, Indonesia mendatangkan dua jenis jet tempur sekaligus.
Rafale dan F-15 Eagle II.
Selain itu China juga mengcopy Su-35 dalam diri J-16.
Dikutip zonajakarta.com dari SCMP, Senin 11 Januari 2021, China sengaja mengcopy Su-35 ke J-16 dan J-11 sebagai upaya mereka menyaingi teknologi Rusia.
Mereka lantas mengganti mesin WS-10 yang dikenal lelet itu dengan mesin jet tempur Sukhoi Su-35 Rusia, AL-31F.
Meski demikian China akan melakukan Transfer of Technology walau mereka harus memborong Su-35 banyak-banyak dahulu dari Rusia.
" Rusia meminta China membeli beberapa skuadron Su-35 sebelum mendapat AL-31F," kata seorang sumber Kemenhan China.
Sumber tersebut lantas menyebutkan jika Su-35 tak lebih baik dari jet tempur China.
Baca Juga: China : Serangan Balik Indonesia Buat Takut Australia