ZONAJAKARTA.com - Menyoal drone atau acapkali disebut UAV dan UCAV, akan menjadi unsur utama alutsista di masa depan.
Indonesia sendiri tak mau ketinggalan mempunyai drone baik intai maupun serang.
Untuk itulah Indonesia berusaha memenuhi lini drone dimana baru-baru ini ada kabar menyenangkan dimana UAV Anka dan Milkor 380 bakal dimiliki negeri ini.
Soal Anka, Indonesia harusnya sudah akrab dengan drone ini.
Anka lahir karena kontribusi Indonesia dimana Turki malah merancang drone ini di negeri kita.
Turki sampai meminjam terowongan angin Indonesia untuk membuat Anka.
Indonesia kala itu juga kecipratan teknologi Anka dimana jadi satu prototipe yakni Elang Hitam.
Tapi miris mengetahui saat ini Elang Hitam proyeknya disuntik mati pemerintah.
Gantinya pemerintah Indonesia memilih membeli Anka langsung dari Turkish Aerospace Industries (Tusas).
Dikutip dari SavunmaSanayiST, 25 Februari 2023, Indonesia membeli 12 unit Anka.
Pembelian ini menandai ekspor perdana UAV Turki ke Indonesia.
"Indonesia memesan 12, Aljazair 10 dan Chad 2 ANKA SİHA," lapor Savunma.
Savunma melaporkan total duit yang masuk ke kantong Turki untuk pembelian drone Anka dari ketiga negara itu mencapai 500 juta dolar AS.
"Pelanggan ekspor pertama ANKA adalah Tunisia pada tahun 2020.
Angkatan Udara Tunisia memasok 3 ANKA Unmanned Aerial Vehicles (UAV) dan 3 Ground Control Stations (YKI) seharga 80 juta USD," katanya.
Anka memang tangguh, ia bisa terbang di siang atau malam hari dalam kondisi cuaca buruk sekalipun.
Dapatkan berita terkini di Google News
Baca Juga: Tak Punya Uang Tunai, Malaysia Bayar FA 50 Pakai Minyak Sawit
Selama 24 jam ia bisa mengudara dengan membawa muatan bom sebanyak 350 kg, cukup untuk menghancurkan konvoi kendaraan lapis baja.
Selain Anka, Indonesia berkesempatan mempunya drone serang asal Afrika Selatan, yakni Milkor 380.