ZONAJAKARTA.com - Indonesia sudah tepat melanjutkan tongkat estafet C-130 ke versi J yakni Super Hercules.
Indonesia pertama kali mendapatkan C-130 Hercules versi paling awal saat Trikora tahun 1962 dilaksanakan.
Ya, Indonesia merupakan operator pertama C-130 Putra Zeus diluar AS kala itu.
Indonesia tak beli skadron C-130 awal melainkan dikasih gratis oleh AS.
Baca Juga: Ngenes, Malaysia Berharap Segera Dapatkan F-18 Bekas Padang Gurun Kuwait
Sebab ini lantaran AS harus tukar guling dengan Allen Pope, pilot CIA pendukung pemberontakan PRRI Permesta yang ditembak jatuh AURI.
Gelagapan AS kepergok mendukung gerakan tak sah untuk menggulingkan pemerintahan Indonesia.
Malu karena ini, AS lantas memberi C-130 ke Indonesia gratis sebagai salah satu syarat tukar guling Pope.
Setelah C-130 didapat, Indonesia langsung menyertakannya dalam operasi linud Trikora menerjunkan pasukan Indonesia ke tanah merah.
Puluhan tahun Indonesia memakai C-130 dan merasakan memang pesawat angkut ini multifungsi.
Ia sangat sibuk menggeser pasukan, logistik hingga bantuan SAR ke seluruh pelosok Indonesia.
Bahkan baru-baru ini C-130 Indonesia terbang ke Turki memberikan bantuan makanan, sandang dan obat-obatan ke sana yang dilanda gempa bumi.
Indonesia sudah kesengsem dengan C-130 meski membeli juga Airbus A400M.
Kini Indonesia membeli lagi C-130J Super Hercules sebanyak 4 unit.