Pergeseran Militer Indonesia di Kalimantan Diwaspadai Angkatan Bersenjata Malaysia

photo author
Beryl Santoso, Zona Jakarta
- Rabu, 22 Maret 2023 | 06:15 WIB
Militer Indonesia sedang berlatih bersama USMC (marines.mil)
Militer Indonesia sedang berlatih bersama USMC (marines.mil)

ZONAJAKARTA.com - Angkatan bersenjata Malaysia meski akrab dengan militer Indonesia nyatanya tetap mewaspadai gerakan tetangganya itu.

Militer Indonesia memang kerap melakukan manuver tak terduga yang Malaysia pun sulit menebaknya.

Misal militer Indonesia membeli Rafale, F-15 Eagle II, FREMM, Arrowhead hingga kapal selam Scorpene, apakah Malaysia pernah terbayang gerakan gila Jakarta mempertebal pertahanannya itu?

Memborong alutsista berdaya gentar tinggi jadi headline utama Indonesia saat ini.

Baca Juga: Xian Y-20, Pesawat PLAAF China Pernah Buat Heboh Terbang Menyusup ke Kalimantan

Terakhir isu rudal BrahMos kian kencang dimana India dengan senang hati akan menjual misil ini ke Indonesia.

Juga pergeseran militer Indonesia ke ibu kota baru di Kalimantan Timur jadi perhatian Malaysia.

Menhan Malaysia sebelumnya, Hishamuddin Hussein mengingatkan agar negaranya ikut merespon pemindahan ibu kota Indonesia dari Jakarta ke Kalimantan Timur.

"Alhamdulillah Bajet2022 inklusif, komprehensif dan mencerminkan anggaran dari rakyat, oleh rakyat, untuk rakyat. Tidak ada yang tertinggal.

"Perempuan, ibu tunggal, orang tua, orang muda, semua akan mendapat manfaat. Pendidikan, digitalisasi, dan yang paling penting inisiatif kesehatan telah diprioritaskan (dan) diperlukan dalam persiapan kita untuk fase endemis Covid-19," katanya seperti dikutip dari nst.com.my.

Selain itu ia juga melontarkan rasa terima kasihnya kepada PM Malaysia Datuk Seri Ismail Sabri Yaakob dan Menteri Keuangan Tengku Datuk Seri Zafrul Abdul Aziz atas diberinya Kementerian Pertahanan Malaysia anggaran tersebut pada 2022.

Baca Juga: China Siap Transfer Teknologi Destroyer Type 052D ke Indonesia Demi Lahirnya Kembali KRI 201

Rinciannya RM 1,6 miliar akan digunakan untuk meningkatkan kesiapsiagaan aset utama angkatan bersenjata.

Kemudian RM 14 juta untuk mengganti peralatan Paskal (pasukan khusus Royal Malaysia Navy) dan Paskau (pasukan khusus Royal Malaysia Air Force). , termasuk parasut, peralatan pernapasan bawah air, dan perahu.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Beryl Santoso

Sumber: nst.com.my

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X