Lini KCR jelas Indonesia sudah sangat mampu membuatnya.
Baca Juga: Kesengsem Diponegoro Class Indonesia, Malaysia Berusaha Beli Korvet Damen 9113
Indonesia bau-baunya akan memperbanyak KCR karena biaya pembuatannya terjangkau tapi punya daya pukul setara Korvet.
Rencananya Indonesia akan memilki 32 unit KCR dari Clurit class.
Sementara Sampari class juga akan tambah meski belum tahu berapa jumlah pastinya.
Untuk lini Korvet, ada KRI Bung Karno yang tengah dibangun saat ini di galangan kapal dalam negeri.
Indonesia juga tengah berusaha membuat kapal perang fregat dari TOT Arrowhead dan FREMM Italia.
Kapal selam juga tengah mencari rekanan dari Naval Group Prancis untuk pembangunan Scorpene.
Melihat gerakan Indonesia yang terus maju, Ahli Parlimen Lumut, Malaysia, Nordin Ahmad Ismail iri.
Malaysia diakuinya sampai saat ini masih nihil membuat kapal perang secara mandiri.
Ismail melihat TLDM lemah lunglai kala ada kapal China menerobos ZEE Malaysia di Beting Ali.
"Mengenai kekuatan TLDM itu sendiri, kita sedia maklum pihak tentera laut Indonesia membangun dengan pesat dan mempunyai armada.
Mereka boleh membuat kapal sendiri dengan jayanya," jelas Ismail dikutip dari parlimen.gov.my.
Karena inilah Ismail tak pede TLDM punya kemampuan yang setara militer laut Indonesia dengan kapal perang buatannya sendiri.*
Baca Juga: Resimen 831, Pasukan Rusia yang Piloti Jet Tempur Indonesia Melawan NATO