ZONAJAKARTA.com - Keputusan Indonesia membeli jet tempur buatan Prancis, Rafale menyita perhatian internasional.
Seperti diketahui bahwa Rafale ialah jet tempur battle proven yang sangat dibutuhkan Indonesia.
Indonesia kekurangan kuantitas dan kualitas jet tempur sehingga Rafale setidaknya akan sedikit menambal hal ini.
Akui saja bahwa Indonesia meski sudah membeli Rafale sekalian F-15 Eagle II tetap kekurangan jet tempur.
Baca Juga: Mesin Su-35 Lebih Tangguh Dibanding Rafale Indonesia
Indonesia membutuhkan setidaknya total 150-170 jet tempur baru untuk mengawal ruang udara NKRI.
Komposisi jet tempur di atas dari Light, Medium hingga Heavy Fighter.
Untuk saat ini misalnya T-50i dan Hawk 109 209 sebagai light.
Medium diisi oleh F-16 dan Heavy tentu saja Su-27 dan 30.
Rafale nantinya akan jadi Heavy Fighter meski dilihat sekilas secara dimensi tak jauh beda dengan F-16.
Namun ia memiliki kemampuan setara dengan Su-35 bahkan lebih baik bila dikomparasi dari sistem avionik.
Kemudian ada niatan Indonesia untuk membeli F-15 Eagle II.
F-15 merupakan heavy fighter sejati, pewujud air superiority yang amat sangat dibutuhkan Indonesia.
Peran F-15 bagi supremasi udara USAF tak terbantahkan meski ada F-35 dan F-22 saat ini sekalipun.