Dari Luar Angkasa Satelit Mata-mata TEE-01B China Bantu Iran Membidik Pangkalan Udara AS di Timur Tengah

photo author
Barri Zilhaq Vindia, Zona Jakarta
- Kamis, 16 April 2026 | 10:16 WIB
(ilustrasi) Iran diam-diam menggunakan satelit TEE-01B China untuk menemukan aset militer AS di Timur Tengah
(ilustrasi) Iran diam-diam menggunakan satelit TEE-01B China untuk menemukan aset militer AS di Timur Tengah

ZONAJAKARTA.com - Sebuah dokumen rahasia membocorkan bahwa China memang membantu Iran dalam perang.

China dilaporkan menjual satelit mata-mata TEE-01B untuk membantu Iran menemukan lokasi strategis musuhnya.

“Iran diam-diam telah membeli satelit mata-mata buatan China, meningkatkan kemungkinan bahwa fasilitas militer Amerika di seluruh Asia Barat sedang dipetakan secara sistematis sebelum serangan pesawat tak berawak dan rudal Iran”, dikutip dari Defence Security Asia (16/4/26) dalam artikel “Iran Senyap-Senyap Beli Satelit Pengintip China Untuk Tujuan Pemetaan Pangkalan Tentera Amerika Sebelum Serangan Peluru Berpandu Di Asia Barat”.

Baca Juga: Terkuak! Dokumen Rahasia Bocorkan China memang Membantu Iran Melawan Militer Amerika Serikat

Satelit TEE-01B berulang kali mengambil gambar, menentukan koordinat, dan memantau fasilitas militer Amerika sepanjang awal tahun 2026.

Komandan militer Iran menggunakan satelit tersebut untuk mengidentifikasi infrastruktur militer yang rentan dan mengukur tingkat kerusakan operasional setelah serangan selesai.

Meski begitu, pejabat China segera membantah tuduhan tersebut.

Membantu Serangan Presisi Iran

Salah satu peran satelit mata-mata TEE-01B China untuk Iran adalah pada serangan presisi pada tanggal 13-15 Maret lalu.

Pada saat itu, satelit TEE-01B memantau Pangkalan Udara Pangeran Sultan di Arab Saudi dan Pangkalan Udara Muwaffaq Salti di Yordania, yang keduanya dipakai Amerika untuk menempatkan aset militernya.

“Salah satu lokasi terpenting yang dipantau adalah Pangkalan Udara Pangeran Sultan di Arab Saudi, tempat pesawat Amerika tercatat berada antara tanggal 13 dan 15 Maret. Waktu itu sangat sensitif karena sebuah pesawat Amerika di Prince Sultan dilaporkan terkena serangan Iran pada 14 Maret, sebelum kemudian diakui oleh Presiden Donald Trump. Satelit tersebut juga memantau Pangkalan Udara Muwaffaq Salti di Yordania, lokasi penting lainnya bagi Amerika dan sekutu yang mendukung operasi udara regional”, pungkas Defence Security Asia di artikel yang sama.

Baca Juga: Kekacauan Berpikir Pemerintah AS tidak Bisa Bedakan mana Target Sipil dan Militer Iran buat Ratusan Anak Tewas

Satelit Canggih China buat Iran semakin Mandiri

Mengutip Army Recognition (15/4/26) dalam artikel “Iran purchased Chinese TEE-01B high-resolution satellite to target US bases during March 2026 attacks”, menjelaskan bahwa TEE-01B adalah satelit observasi resolusi tinggi buatan China.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Barri Zilhaq Vindia

Sumber: Defence Security Asia, Army Recognition

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X