Satelit ini diberi nama Earth Eye 1, yang nyatanya sudah Iran gunakan sejak akhir tahun 2024.
Keberadaan TEE-01B (Earth Eye 1) sangat krusial bagi Iran karena kemampuannya yang belum mereka miliki sebelumnya.
Di atas kertas, TEE-01B menghasilkan citra pankromatik dengan resolusi 0,5 meter, lebih tajam dibandingkan satelit buatan Iran seperti Noor-2 (15 meter) atau Noor-3 (5 meter).
Dengan adanya TEE-01B, membantu Iran mengidentifikasi jenis pesawat, memantau pergerakan kendaraan, hingga menilai kerusakan infrastruktur setelah serangan tanpa harus bergantung pada sumber intelijen asing.
Seperti yang sempat disebutkan di atas, satelit China ini membantu Iran dalam serangan pada bulan Maret 2026 lalu.
Satelit TEE-01B mengintai sebelum serangan, penentuan waktu serangan, hingga penilaian kerusakan setelah serangan.
Contohnya pada Pangkalan Udara Prince Sultan di Arab Saudi pada 13-15 Maret, serangan presisi Iran telah merusak setidaknya 5 pesawat tanker dan pesawat peringatan dini AWACS E-3G AS.
***