ZONAJAKARTA.com – Prancis kembali ‘membumbui’ pesawat tempur andalannya, Rafale F5, dengan senjata baru untuk membuat pertahanan udara musuh bertekuk lutut.
Sebuah media luar mengungkapkan rencana Prancis untuk mempersiapkan Rafale F5 dengan rudal supersonik baru.
Rudal supersonik tersebut akan mempersenjatai Rafale F5 dan platform angkatan laut dengan kemampuan serangan kecepatan tinggi, SEAD (Suppression of Enemy Air Defenses) dan anti-kapal.
Diberitakan Interesting Engineering edisi 14 April 2026, Prancis disebut tengah berupaya memulihkan kemampuan tempur di tengah sistem pertahanan udara modern yang semakin kompleks.
Melalui sidang parlemen pada April 2026, Jenderal Fabien Mandon mengkonfirmasi pengembangan rudal supersonik Stratus.
Baca Juga: Dari nEUROn ke UCAS, Drone Tempur Siluman yang Akan Terbang di Sisi Rafale F5 Prancis
Senjata tersebut dirancang untuk membantu Prancis menembus sistem pertahanan udara musuh yang canggih sejak jam-jam pertama konflik, sebuah persyaratan yang kini dianggap penting untuk operasi NATO intensitas tinggi.
Nantinya, rudal Stratus akan diintegrasikan ke dalam pesawat tempur Rafale F5 dan dikerahkan pada platform angkatan laut.
Rudal tersebut sedang dikembangkan oleh MBDA di bawah program gabungan Prancis-Inggris FC/ASW.
Stratus berfokus pada kecepatan supersonic tinggi di bawah Mach 5 dan menggunakan propulsi ramjet.
Rudal ini dirancang sebagai senjata multi-peran yang mampu menekan pertahanan udara musuh, menyerang kapal, dan menyerang target udara bernilai tinggi seperti pesawat pengintai dan pesawat tanker pengisian bahan bakar di udara.
Baca Juga: Prancis Pilih Berdikari Kembangkan Rafale F5 Setelah UEA Tak Jadi Beri Bantuan Dana
Stratus diharapkan dapat mengubah inventaris rudal Prancis saat ini.
Rudal ini juga memainkan peran yang lebih besar dalam sistem tempur masa depan.