ZONAJAKARTA.com -Indonesia dan Korea Selatan telah sepakat untuk bersama-sama mengembangkan jet tempur KF-21 Boramae.
Sebagai imbalan atas 20 persen dari total biaya pengembangan KF-21 Boramae, Indonesia nantinya akan mendapat satu prototipe dari Korea Selatan.
Indonesia juga akan mendapat transfer teknologi dan berbagai data teknis dari Korea Selatan untuk menghasilkan 48 pesawat tempur KF-21 Boramae secara lokal.
Baca Juga: Plek Ketiplek KF-21 Boramae Indonesia? Begini Detik-detik Penampakan TF-X Turki Saat Uji Taxi Perdana
Rencananya, Indonesia akan mendapatkan prototipe nomor 5 KF-21 Boramae dari Korea Selatan.
Prototipe 5 yang akan diserahkan ke Indonesia rupanya juga sudah bocor perkiraan penerbangannya.
"DAPA berencana untuk memulai uji terbang prototipe 5 dan 6 selama paruh pertama tahun ini. Dari enam prototipe KF-21 yang akan diproduksi, empat, termasuk unit 1 hingga 3 dan 5, adalah kursi tunggal, dan dua, termasuk unit 4 dan 6, adalah kursi ganda.
Baca Juga: Jet Tempur KF-21 Boramae Segera Dilunasi Indonesia, Media Korea Selatan: Negosiasi Bocor!
DAPA berencana untuk memperluas jangkauan yang dapat diterbangkan dan melakukan verifikasi kinerja pesawat melalui uji terbang berkelanjutan menggunakan prototipe ini di masa mendatang," tulis Donga dalam artikel terbitan 20 Februari 2023 seperti dikutip Zonajakarta.com.
Menurut Aviacionline, prototipe KF-21 Boramae nomor 1, 2, 3 dan 5 akan menjadi kursi tunggal, dan unit 4 dan 6 akan menjadi kursi ganda.
"Prototipe 5 dan 6 juga harus memiliki penerbangan pertama mereka selama paruh pertama tahun ini, yang akan mempercepat kampanye uji KF-21 Boramae," tulis Aviacionline.
Baca Juga: Jet Tempur KF-21 Boramae Segera Dilunasi Indonesia, Media Korea Selatan: Negosiasi Bocor!
Tinggal menghitung hari menyambut kedatangan KF-21 Boramae prototipe 5, Indonesia rupanya telah mempersiapkan penerbang terbaiknya.
Hal ini seperti dikutip Zonajakarta.com dari akun Instagram resmi @kemhanri yang mengunggah sebuah postingan pada 7 Februari 2023.
"'Sejak arahan Menhan terkait kelanjutan Program KF-X/IF-X, Kemhan telah melaksanakan koordinasi dengan kementerian terkait program berjalan sesuai harapan Presiden RI, yang diantaranya melakukan negosiasi ke-6 yang menghasilkan Joint Agreement (JA) pada 11 November 2021 dan telah dikirimkan 37 Engineer PT DI serta 2 Pilot Test RI untuk mengikuti partisipasi di KAI Korsel', ungkap Wamenhan M. Herindra.
2 orang pilot WNI rupanya sudah mengikuti partisipasi di KAI Korea Selatan.