ZONAJAKARTA.com – Ada yang berbeda ketika pesawat tempur Rafale membawa senjata baru di badan pesawatnya.
Sebuah gambar yang beredar di media sosial pada 16 April 2026, Rafale tertangkap kamera di Istres membawa pod roket berpemandu laser yang dipasok oleh Thales.
Penampakan tersebut menunjukkan bahwa uji terbang senjata tersebut telah dimulai.
Angkatan Udara dan Antariksa Prancis telah mempelajari senjata tersebut sejak musim gugur 2025 sebagai senjata penangkal drone berbiaya rendah.
Diberitakan oleh Aerotime Aero, disebutkan bahwa pesawat tersebut terlihat di pusat uji penerbangan Dassault Aviation di Istres, Prancis selatan.
Baca Juga: Rafale Diobral dengan Harga Murah ke Negara Ini Tetapi Ada Alasan di Baliknya
Di bawah setiap sayapnya, Rafale membawa pod roket TELSON 12 JF yang dikembangkan oleh TDA Armements, anak perusahaan Thales.
Setiap pod berisi 12 roket 68 mm yang diaktifkan secara induksi, sehingga totalnya ada 24 amunisi yang dibawa.
Foto tersebut juga menunjukkan pod penargetan Thales TALIOS di garis tengah badan pesawat, kemungkinan untuk Rafale agar dapat menentukan sendiri target untuk peluru berpemandu laser.
Penampakan tersebut bertepatan dengan konfirmasi resmi dari badan pengadaan pertahanan Prancis bahwa integrasi sedang berlangsung.
Kepala DGA Patrick Pailloux menerangkan mengenai senjata tersebut dalam sidang parlemen di Majelis Nasional Prancis pada 15 April 2026.
“(Kami telah memulai) pekerjaan modifikasi dan pengembangan pada sebuah pod untuk mengintegrasikan roket pada Rafale. Roket-roket ini diproduksi oleh Thales, dan jelas harganya jauh lebih murah daripada MICA. Pekerjaan ini sedang berlangsung, dan akan tersedia pada musim panas ini,” terangnya.
Pada saat publikasi, Dassault Aviation belum memberikan komentar publik terkait penampakan Istres.