J-10C Kembali Unjuk Gigi Ketika Pakistan Mengerahkannya untuk Lindungi Iran dari Ancaman Israel

photo author
Rizqi Arie Harnoko, Zona Jakarta
- Sabtu, 18 April 2026 | 16:47 WIB
24 unit J-10C dikerahkan Pakistan untuk lindungi Iran dari ancaman Israel.  (PLAAF)
24 unit J-10C dikerahkan Pakistan untuk lindungi Iran dari ancaman Israel. (PLAAF)

ZONAJAKARTA.com - Jet tempur asal China yakni J-10C kembali menunjukkan taringnya di tangan Angkatan Udara Pakistan (PAF).

Baru-baru ini, Pakistan mengerahkannya sebanyak 24 unit di tengah eskalasi sekitar Timur Tengah yang terus berlangsung.

Pengerahan 24 unit J-10C ini dilakukan demi melindungi Iran dari ancaman Israel.

Baca Juga: Presiden Donald Trump Blunder! Angkatan Laut AS Koreksi Bosnya Sendiri: Yang Diblokir Pelabuhan Iran bukan Selat Hormuz

Dilansir ZONAJAKARTA.com dari artikel berjudul "Pakistan Deploys 24 J-10C Fighters to Shield Iranian Leaders From Suspected Israeli Strike During Secret Tehran Return" yang dimuat oleh laman Defence Security Asia edisi Jumat, 17 April 2026, masuknya J-10C milik Pakistan ke wilayah Teluk turut mengubah situasi pasca gagalnya pertemuan diplomatik antara Iran dengan Amerika Serikat (AS).

Padahal sebelumnya, Islamabad direncanakan bakal hadir sebagai mediator bagi Teheran dan Washington.

Sebelum Operasi True Promise 4 berlangsung, jet tempur buatan Chengdu Aircraft Corporation (CAC) ini kerap menjadi andalan PAF terutama dalam konflik di Asia Selatan.

Termasuk Operasi Sindoor pada Mei 2025 lalu, di mana J-10C justru mampu membuat Rafale milik Angkatan Udara India (IAF) "mati kutu".

Lebih dari itu, langkah yang diambil Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) dengan cara seperti ini merupakan sebuah keberanian tersendiri.

Beragam opini pun bermunculan, bahkan dari kalangan elit kedua negara.

Baca Juga: Rusia Konfirmasi Ekspor Jet Tempur Siluman Su-57, Iran Diduga Kuat Pesan 48 Unit

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araqchi dan Ketua Parlemen Mohammad Baqer Qalibaf mengaku khawatir atas negosiasi negaranya dengan AS yang menemui jalan bunti, sehingga membuat mereka harus menyiapkan perlindungan ekstra.

Sementara seorang pejabat keamanan Pakistan menganggap "operasi besar-besaran" yang dilakukannya akan sangat membantu lantaran didukung para prajurit dengan mental tempur tingkat tinggi.

Hanya saja di sisi lain, pihak Negeri Para Mullah masih khawatir jika J-10C yang diyakini akan membantunya tetap berpotensi menjadi mangsa empuk Negeri Paman Sam.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Rizqi Arie Harnoko

Sumber: Defence Security Asia, The Defense Watch

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X