ZONAJAKARTA.COM- Tak heran jika kini Amerika Serikat (AS) marah besar sampai jatuhkan hukuman ke perusahaan Indonesia gara-gara drone kamikaze Shahed136 Iran.
Drone Shahed 136 Iran yang terlarang bagi AS merupakan UAV yang dikembangkan oleh Iran Aircraft Manufacturing Industrial Company (HESA), yang merupakan anak perusahaan dari Iran Aviation Industries Organization (IAIO), sebuah perusahaan kedirgantaraan milik negara yang dikendalikan oleh Kementerian Pertahanan dan Logistik Angkatan Bersenjata Iran.
Pasalnya, drone Shahed 136 Iran ternyata dipakai juga oleh Rusia untuk menyerang Ukraina yang selama ini dibela AS.
Dikutip Zonajakarta.com dari Army Technology, Drone Shahed 136 Iran diri tersebut telah digunakan oleh militer Iran sejak tahun 2021.
Rusia juga mengimpor kendaraan udara tak berawak (UAV) Shahed-136 untuk digunakan dalam perang melawan Ukraina, negara kesayangan AS, drone tersebut telah diganti namanya menjadi Geran-2 atau Geranium-2 oleh Rusia.
Menurut Kementerian Pertahanan Inggris, pasukan Rusia kemungkinan telah meluncurkan setidaknya 71 UAV serangan satu arah seri Shahed terhadap berbagai sasaran di Ukraina sejak awal Maret 2023.
Pusat Penelitian Industri Penerbangan Shahed, sebuah unit dari Pasukan Dirgantara Korps Garda Revolusi Islam (IRGC ASF), bertanggung jawab atas desain dan pembuatan UAV seri Shahed yang digunakan oleh Rusia.
Drone Shahed-136 berukuran panjang 3,5m dan lebar 2,5m serta berat 200kg. Ia dirancang dengan bentuk sayap delta, dengan kemudi penstabil di ujungnya.
Badan pesawat pesawat terpusat dan menyatu dengan sayap.
Drone serbu portabel ini dapat membawa hulu ledak hingga 40kg di bagian hidungnya dan dapat dipasang serta diluncurkan dari truk militer atau komersial.
Drone tersebut mampu mencapai kecepatan maksimum 185km/jam dan diklaim memiliki jangkauan 2.500km.
Dikutip Zonajakarta.com dari rilis resmi Departemen Keuangan Amerika Serikat pada 19 Desember 2023, negeri paman sam resmi jatuhkan sanksi pada salah satu perusahaan Indonesia yang terlibat dalam pembuatan drone kamikaze Shahed 136 Iran.
Artikel Selanjutnya
Tentara Amerika Ragu Makan Ular, TNI AL Indonesia Gembleng Marinir AS Cara Bertahan di Hutan
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.
Sumber: army technology, home.treasury.gov