ZONAJAKARTA.COM- Latihan Elang AUSINDO yang dilakukan Indonesia dan Australia pertama kali dimulai pada tahun 1995.
Sebelum akhirnya Royal Australian Air Force (RAAF) mengerahkan F-35 di ajang Elang Ausindo 2023 di Indonesia, Ausralia terakhir kali pada tahun 2019 mengerahkan pesawat tempur F-18F Super Hornet di ajang serupa
Ajang Elang Ausindo 2023 lalu melibatkan F-35 dari Skuadron No 75 RAAF Australia bersama dengan F-16C Angkatan Udara Indonesia dari skuadron ketiga.
TNI AU Indonesia dan Royal Australian Air Force (RAAF) Australia sukses melakukan latihan bersama Elang Ausindo di 2023 lalu.
RAAF Australia bahkan memboyong F-35 siluman yang melegenda dan pesawat tanker KC-30 miliknya jauh-jauh ke Indonesia untuk berlatih siasat perang bersama F-16 TNI AU.
Hal ini seperti dikutip Zonajakarta.com dari akun Instagram @militer.udara yang mengunggah sebuah postingan pada 27 September 2023 lalu, yang menggambarkan jalannya puncak latihan F-16 TNI AU dan F-35 RAAF Australia.
"Latihan bersama pertempuran udara antara TNI AU dan RAAF (Royal Australian Air Force) yang dikenal sebagai "Elang Ausindo 2023" telah mencapai tahap puncaknya. Latihan ini berlangsung di Lanud Sam Ratulangi Manado pada Selasa (26/9/2023).
Dalam latihan ini, pesawat F-16 TNI AU dan F-35 RAAF bergabung sebagai Flight Gabungan untuk melaksanakan misi Offensive Counter Air (OCA) dan Defensive Counter Air (DCA).
Keempat pesawat F-16 TNI AU terbagi menjadi dua tim, yakni tim merah dan tim biru, dan serupa halnya dengan pesawat F-35 RAAF.
Pertempuran simulasi ini berlangsung dalam skenario Beyond Visual Range (BVR) atau pertempuran jarak jauh menggunakan rudal jarak sedang AMRAAM yg dimiliki kedua negara, menekankan pada pertempuran udara jarak jauh yang menuntut tingkat ketepatan dan koordinasi tinggi diantara penerbang dan Pengendali Ground Control Interceptor.
Selain itu, dalam upaya untuk memperpanjang waktu operasional, seluruh pesawat yang terlibat dalam latihan ini melakukan misi pengisian bahan bakar di udara (air-to-air refueling) dengan menggunakan pesawat KC-30 RAAF.
Setelah pengisian bahan bakar udara ini berhasil, pesawat-pesawat tersebut melanjutkan misi operasi udara mereka dengan bahan bakar penuh.