Dikutip Zonajakarta.com dari Sanayi Gazetesi edisi 1 Agustus 2024, Bayraktar TB2, dikembangkan dan diproduksi oleh Baykar.
Bayraktar TB2 adalah sistem Kendaraan Udara Tak Berawak (UAV) bersenjata taktis dengan desain terintegrasi yang mencakup platform UAV, stasiun kendali darat, terminal data darat, terminal pencitraan jarak jauh, dan modul dasar tingkat lanjut.
UAV Medium Altitude Long Endurance (MALE) ini mampu melakukan misi intelijen, pengawasan, pengintaian (ISR) dan serangan bersenjata.
Dikutip Zonajakarta.com dari Anadolu Agency edisi 26 Februari 2024, Bayraktar TB2 menyelesaikan 1.000 jam terbang pertamanya pada tahun 2015 tanpa kerusakan apa pun.
Setelah mencapai keberhasilan ekspor pertamanya dengan Qatar pada tahun 2018, Baykar telah menandatangani kontrak dengan 33 negara hingga saat ini untuk TB2.
Bayraktar TB2, yang beroperasi dalam semua kondisi cuaca buruk seperti panas gurun, dingin yang membekukan, salju dan badai di berbagai wilayah di dunia, telah memasuki inventaris NATO dan negara-negara anggota UE.
Melebihi 750.000 jam terbang sejauh ini, pesawat ini memecahkan rekor ketinggian Turki di kelasnya dengan mencapai 27.030 kaki.
Dengan waktu terbang sebanyak ini, Bayraktar TB2 menyandang predikat sebagai pesawat nasional Turki dengan masa tugas terlama.
Pada 16 Juli 2019, maskapai ini memecahkan rekor lagi dengan penerbangan nonstop selama 27 jam dan tiga menit di Kuwait.
Fitur-fiturnya termasuk navigasi dan pelacakan rute yang sepenuhnya otomatis, lepas landas dan pendaratan otomatis presisi yang didukung oleh fusi sensor internal, taksi dan parkir yang sepenuhnya otomatis, dukungan untuk mode penerbangan semi-otonom, toleransi kesalahan dan aplikasi fusi sensor rangkap tiga, sistem stasiun kendali darat lintas-redundan, unit aktuator servo redundan buatan sendiri, dan unit baterai berbasis litium redundan.
Dengan jangkauan komunikasi 300 kilometer, Bayraktar TB2 juga memiliki opsi komunikasi satelit.
Kendaraan ini dapat membawa hingga empat amunisi pintar berpemandu laser dan dapat membawa muatan 150 kilogram.
Sumber: Anadolu Agency, ANTARA, Sanayi Gazetesi