ZONAJAKARTA.com - TNI AL pada akhirnya juga harus mengurangi penggunaan bahan bakar minyak (BBM) dalam operasional alutsistanya.
Oleh sebab itu, Kepala Staf AL (KASAL) Laksamana TNI Muhammad Ali mengatakan pihaknya akan menggunakan kapal selam tak berawak (KSOT) guna efisiensi BBM.
“KASAL Laksamana TNI Muhammad Ali mengatakan institusinya akan memperkecil penggunaan bahan bakar minyak atau BBM dengan cara mengerahkan drone dan kapal selam otonomus (KSOT) untuk patroli laut”, dikutip dari Antara News (16/4/26) dalam artikel “Efisiensi BBM, TNI AL gunakan drone dan KSOT untuk patroli laut”.
Keputusan ini datang dari upaya pemerintah dalam memperkecil penggunaan BBM.
Tapi pada kesempatan yang sama, TNI AL juga jangan mengendurkan tugasnya melindungi keamanan laut Indonesia.
Oleh sebab itu, TNI AL akan mengandalkan KSOT yang menggunakan tenaga listrik untuk menjalankan patroli maritim.
Kapal Selam tak Berawak Asli Buatan Indonesia
PT PAL pamer kemampuan dengan menunjukkan produk KSOT, sebuah kapal selam tak berawak pada HUT TNI 2025 lalu.
Pada kesempatan itu, kapal selam tak berawak karya anak bangsa ini langsung menjadi pusat perhatian selama parade.
“Perayaan HUT TNI yang ke-80 pada hari Minggu (5/10/25) di kawasan Monas Jakarta Pusat berlangsung meriah. Salah satu yang menarik perhatian publik adalah penampilan alutsista baru berupa kapal selam tak berawak KSOT yang merupakan kapal selam hasil karya anak-anak bangsa yang diproduksi oleh PT PAL.
KSOT merupakan singkatan dari Kapal Selam Otonom/Tanpa Awak yang dirancang untuk menjalankan misi pemantauan dan pengintaian bawah laut”, tulis Radio Republik Indonesia (5/10/25) dalam artikel “Kapal Selam KSOT-008 Jadi Sorotan pada HUT TNI”.
PT PAL menjelaskan bahwa KSOT dirancang untuk menjalankan misi pemantauan dan pengintaian bawah laut.