Pamor Rafale Meredup? Indonesia Ogah Repeat Order, India Review Deal, UAE Mundur dari F5, Jerman Frustrasi FCAS

photo author
Dian Farida Hanum, Zona Jakarta
- Sabtu, 18 April 2026 | 07:48 WIB
Pamor Rafale meredup: India, UAE, Jerman, dan Indonesia tinjau ulang kerja sama dengan Dassault. Mengapa mereka mulai tinggalkan jet Prancis (DASSAULT/WIKIPEDIA)
Pamor Rafale meredup: India, UAE, Jerman, dan Indonesia tinjau ulang kerja sama dengan Dassault. Mengapa mereka mulai tinggalkan jet Prancis (DASSAULT/WIKIPEDIA)

Fenomena ini semakin memperlihatkan bahwa negara pembeli semakin menuntut kemandirian teknologi yang lebih besar daripada sebelumnya.

India Terhambat Isu Source Code

India menjadi salah satu negara yang paling sering dibahas dalam konteks peninjauan ulang Rafale.

New Delhi berencana membeli 114 unit Rafale tambahan untuk Angkatan Udara India di bawah program Multi-Role Fighter Aircraft.

Baca Juga: Source Code Rafale Jadi Alasan India dan UEA Kesal dengan Dassault Aviation Namun Ini Sebab Indonesia Bertahan

Namun negosiasi menghadapi hambatan serius terkait akses source code perangkat lunak jet.

Prancis enggan membagikan kode sumber sementara India ingin integrasi penuh dengan senjata dan radar buatan sendiri.

Dikutip dari Eurasian Times, "Rafale Deal Faces New Turbulence! After UAE Exit & Indian Concerns, Indonesia Rules Out More Orders For French Jets", 17 April 2026, India mungkin mempertimbangkan kembali order besarnya karena isu source code.

Meski demikian pemerintah India terus melanjutkan proses akuisisi tersebut.

Rencana produksi lokal sebagian besar unit diharapkan mendukung ambisi Make in India.

Baca Juga: Rumor Penambahan Rafale Indonesia Ingatkan Penelitian UMY Soal Potensi ToT yang Saat Ini Justru Jadi Paradoks

Kendala teknologi ini mencerminkan keinginan India untuk kemandirian strategis yang lebih besar.

Situasi ini menunjukkan pola yang mirip dengan kekhawatiran negara lain.

UAE Mundur dari Pendanaan Rafale F5

Uni Emirat Arab menjadi contoh paling nyata dari hambatan yang dihadapi program Rafale.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dian Farida Hanum

Sumber: Reuters, Analytics Insight, Eurasian Times, Jakarta Globe, AeroTime

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X