Kembali lagi soal KF-21 Boramae, wilayah Indonesia yang luas sekali ini menjadi tantangan tersendiri bagi si Elang.
Sebab Indonesia membutuhkan jet tempur yang agresif, berdaya jelajah tinggi, interceptor hingga mampu melaksanakan misi superioritas udara.
Jika sudah demikian maka tugas berat menanti KF-21 Boramae.
Jet tempur itu harus punya versi Indonesia-nya sendiri lantaran Korsel cuma membutuhkan pesawat berdaya jelajah tak terlalu jauh.
Sabang-Merauke cuma 15 menit, paling tidak KF-21 Boramae harus punya spek layaknya Su-30.
Tapi ia juga harus punya kemampuan superioritas udara minimal mendekati F-15 Eagle II.
Sementara itu prototipe nomor 004 KF-21 Boramae sudah terbang di Korsel.
Indonesia akan menerima satu prototipe dimana pastinya setelah nomor 004.(*)