Dari beberapa jabatan di Kopassus tersebut membuat nama dan karir Mayjen TNI Rafael Granada Baay semakin melesat.
Pada tahun 2016-2017, Mayjen TNI Rafael Granada Baay pernah menduduki jabatan sebagai Danrindam (Komandan Resimen Induk Kodam) VII/Wirabuana.
Tak berselang lama, Mayjen TNI Rafael Granada Baay sukses menjadi orang nomer satu di Danrindam XIV/Hasanuddin pada tahun 2017—2019.
Alhasil Mayjen TNI Rafael Granada Baay berhasil naik tingkat menjabat Danrem 074/Warastratama di tahun 2019.
Masih di tahun yang sama, Mayjen TNI Rafael Granada Baay akhirnya menempati jabatan Aspotwil Kaskogabwilhan I dari tahun 2019-2021.
Sukses menjabat di Aspotwil Kaskogabwilhan I akhirnya Mayjen TNI Rafael Granada Baay menduduku jabatsan sangat strategis yaitu Dir H Bais TNI dari tahun 2021-2023.
Serta saat ini Mayjen TNI Rafael Granada Baay karirnya kembali cemerlang sebagai Danpaspampres pada tahun 2023.
Selain itu, Mayjen TNI Rafael Granada pernah menjabat sebagai Wakil Panglima Komando Operasi Gabungan Khusus (Wapangkoopsgabsus) Tricakti.
Dari jabatan tersebut maka kemampuan kepemimpinan Mayjen TNI Rafael Granada dalam penanganan anti teror sangatlah bagus.
Dalam penjelasannya diketahui jika tugas Mayjen TNI Rafael Granada pada waktu itu cukuplah sulit.
Pasalnya tugas satuan Mayjen TNI Rafael Granada adalah untuk mengejar 11 teroris kelompok Qatar dan kelompok Ali Kalora di pedalaman hutan dan pegunungan Poso, Sigi, dan Parimo.
Alhasil jabatan Wapangkoopsgabsus sukses dilaksanakan dengan baik oleh Mayjen TNI Rafael Granada.
Selain itu, Marsda TNI Wahyu Hidayat memberikan bocoran beberapa tugas berat Paspampres.