Itu artinya pihak Korsel tergolong cepat dalam membuat alutsista jenis KM SAM Block 1.
Apalagi KM SAM Block 1 disebut juga Korean Patriot karena mirip dengan MIM-104 Patriot Amerika Serikat.
Walaupun memiliki kemiripan soal fungsinya, tetapi pembuatan KM SAM Block 1 ternyata ada balutan teknologi Rusia.
Itu dibuktikan dari adanya informasi bahwa KM SAM Block 1 dibuat dengan bantuan teknis dari Almaz-Antey Rusia.
Serta teknologi KM SAM Block 1 Berdasarkan dari rudal 9M96 yang digunakan pada sistem rudal S-350E dan S-400.
Dengan balutan teknologi asal Rusia maka KM SAM Block 1 masuk kedalam kategori medium range surface-to-air missile (MERAD).
Terbukti di KM SAM Block 1 memiliki jangkauan maksimum 40 km dan dapat menjangkau sampai wilayah Cikarang Timur jika ditempatkan di Lanud Halim Perdanakusuma.
Selain itu, satu sistem peluncur KM SAM Block 1ini mampu menampung delapan unit rudal.
Rudal yang diluncurkan dari KM SAM Block 1 memiliki dimensi panjang 4,6 m serta kecepatan Mach 4,5.
Sedangkan kemampuan terbang rudal KM SAM Block 1 sanggup terbang sampai ketinggian sampai 15-20 km.
Perlu diketahui jika satu baterai KM SAM Block 1terdiri dari satu pusat komando dan kontrol.
Lalu terdapat satu unit radar multifungsi dan empat peluncur rudal di KM SAM Block 1 yang masing-masing digendong menggunakan truk berpenggerak 8X8.
Itu artinya satu baterai KM SAM Block 1 terdapat 4 puncur dengan 32 rudal siap tembak.