Dan PDIP bergerak cepat mengambil hati masyarakat dengan menyebarkan amplop.
Karena ditandai di cuitan @PartaiSocmed, Bawaslu pun ikut mengomentari.
Bawaslu menyebut bahwa pihaknya berterima kasih dan akan menyelidiki kejadian itu lebih lanjut.
“Terima kasih banyak sahabat informasinya. Jajaran Bawaslu di daerah akan menelusuri lebih lanjut informasi ini”.
“Terima kasih sudah ikut mengawasi bersama”, cuit @bawaslu_RI.
Selain Bawaslu, netizen pada akhirnya juga ikut menanggapi unggahan ini.
Secara umum, netizen sangat menyayangkan dan sinis terhadap kejadian ini.
“Kalo kalah, ditarik lagi gak duitnyee?” tulis akun @alcoustic.
Baca Juga: Ramai-ramai Menolak Timnas Israel U-20, Ternyata Soekarno Juga Tak Sudi Menerima Penjajah Palestina
“Di tempa saya sudah mulai seperti ini, dulu pernah saat pemilihan bupati dengan 500 ribu/orang”
“Dan setelah terpilih selama 3 bulan, bupati itu langsung kena kasus korupsi”, cuit @mailbukanmael.
“Transaksi suap menyuap di rumah Allah”, tambah @necoise.
Selain kecewa, netizen juga skeptis dengan Bawaslu yang seharusnya mengontrol kejadian-kejadian macam ini.
“@bawaslu_RI, paling-paling akan berlalu begitu saja”, kata @edisusilo89.