Memalukan, Penyebab Kecelakaan F-35B Gara-gara Hal Sepele Seperti Ini: Jet Tempur Seharga Rp2 Triliun

photo author
Galuh Chandra, Zona Jakarta
- Rabu, 29 Maret 2023 | 21:01 WIB
Penyebab Kecelakaan F-35B Gara-gara Hal Sepele Seperti Ini (US Navy)
Penyebab Kecelakaan F-35B Gara-gara Hal Sepele Seperti Ini (US Navy)

ZONAJAKARTA – Baru-baru ini media asing ternama Defense News merilis penyebab kecelakaan F 35B.

Hal tersebut tertuang dalam sebuah artikel yang berjudul ‘Vibrations caused another F-35 engine to fail before Texas mishap’ yang dirilis pada 29 Maret 2023 menjelaskan faktor utama kecelakaan F 35B pada beberapa waktu lalu.

Dalam penjelasannya bahwa kecelakaan F 35B tersebut akibat adanya getaran pada mesin dan berpengaruh terhadap kinerjanya.

Baca Juga: Pilot Jet Tempur F-15SG Singapura Akui Kehebatan F-35 Incaran Indonesia: Kalah Menghadapi Fighter Siluman

Alhasil tim tersebut menemukan masalah pada F 35B setalah melakukan melakukan penyelidikan selama empat bulan.

Atas kejadian tersebut menyebabkan pemeberhentian produksi F 35B.

Diduga jika atas kejadian ini maka pengiriman F 35B ke Singapura tertunda akibat adanya masalah mesin.

Perlu Anda ketahui jika F 35B sendiri menajdi jet tempur generasi ke-5 kelas canggih yang hanya digunakan oleh beberapa negara  

Dijelaskan dari Lockheed Martin, tercatat ada 3 negara di dunia yang saat ini sudah menggunakan F 35B.

3 negara tersebut adalah Italia, Amerika Serikat (AS) dan Inggris menggunakan F 35B.   

Terlebih lagi jika penggunaan F 35B di 3 negara tersebut banyak dilakukan di kapal induk.

Alhasil F 35B tersebut mengandalkan kemampuan short take-off and vertical-landing (STOVL).

Dengan STOVL tersebut maka F 35B mampu lepas landas dari landasan pendek atau landasan sempit.

Ini memungkinkan jika negara pengguna F 35B tak harus memakai landasan yang panjang untuk menggunakan jet tempur canggih ini.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Galuh Chandra

Sumber: Defense News, Lockheed Martin, Janes

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X